Layanan Polisi Metropolitan Inggris, yang lebih dikenal dengan
Metropolitan Police Service (MPS), adalah badan penegak hukum yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di area Greater London. Sebagai salah satu institusi kepolisian terbesar dan paling berpengaruh di dunia, MPS memainkan peran vital dalam menjaga keamanan publik, mengatasi kejahatan, serta menangani ancaman terorisme di ibu kota Inggris. Layanan ini berfungsi sebagai pilar dalam pemeliharaan hukum dan ketertiban, dengan pendekatan yang mencakup berbagai aspek sosial dan kriminal.
Sejarah Pembentukan Layanan Polisi Metropolitan
Awal Mula Pembentukan MPS
Layanan Polisi Metropolitan didirikan pada tahun 1829 oleh Sir Robert Peel, yang kemudian dikenal sebagai Bapak Polisi Modern. Sebelum itu, London tidak memiliki sistem kepolisian yang terstruktur. Meningkatnya kejahatan dan ketidakmampuan untuk menyelesaikan masalah kriminal mengarah pada kebutuhan mendasar akan lembaga kepolisian yang lebih profesional. Sir Robert Peel merancang konsep kepolisian yang berdasarkan pada prinsip pencegahan, pengawasan, dan layanan kepada masyarakat, yang dikenal dengan “Prinsip Peel”.
Sebagai akibat dari reformasi tersebut, MPS menjadi institusi polisi pertama di dunia yang dibentuk untuk memberikan layanan kepolisian secara terorganisir dan sistematis, yang mempengaruhi pembentukan kepolisian di negara-negara lain. MPS juga dikenal dengan slogan “Policing by Consent,” yang menekankan pada hubungan antara polisi dan masyarakat untuk menciptakan keamanan bersama.
Evolusi dan Tugas yang Dijalankan
Seiring berjalannya waktu, Metropolitan Police Service berkembang pesat beriringan dengan urbanisasi dan pertumbuhan populasi di London. Layanan polisi ini juga semakin terlibat dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan kriminal di kota ini. MPS tidak hanya menangani kejahatan sehari-hari tetapi juga harus menghadapi ancaman yang lebih besar seperti terorisme dan kerusuhan.
Struktur dan Divisi Metropolitan Police Service
Struktur Organisasi MPS
Metropolitan Police Service memiliki struktur yang rumit dan terorganisir dengan berbagai unit yang mengkhususkan diri dalam bidang tertentu. Berikut adalah beberapa divisi utama yang terdapat di MPS:
Unit Kepolisian Patroli: Bertanggung jawab atas kehadiran polisi di lapangan dan patroli reguler untuk menjaga keamanan serta mencegah kejahatan.
Unit Kriminalitas Berat: Fokus pada penanganan kejahatan serius seperti pembunuhan, perampokan, serta kejahatan yang berkaitan dengan narkoba dan senjata.
Unit Terorisme: Unit ini sangat penting, karena London merupakan salah satu target potensial bagi ancaman terorisme. Mereka bekerja untuk mendeteksi dan mencegah potensi serangan terorisme, serta menangani ancaman ekstremis.
Unit Kejahatan Siber: Menangani kejahatan yang melibatkan teknologi digital, seperti peretasan, penipuan online, dan kejahatan siber lainnya.
Unit Lalu Lintas: Bertanggung jawab atas penegakan hukum di jalan raya, termasuk pengaturan lalu lintas, serta penanganan kecelakaan besar.
Tugas dan Kewenangan MPS
MPS memiliki tugas utama untuk menjaga ketertiban umum di seluruh wilayah Greater London, termasuk di pusat kota dan area pinggiran. Beberapa kewenangan utama dari MPS adalah:
Penegakan Hukum: MPS bertugas untuk menangani kejahatan mulai dari yang ringan hingga yang berat. Mereka berperan penting dalam melakukan penangkapan, penyelidikan, dan membawa pelaku ke pengadilan.
Pencegahan Kejahatan: Selain menangani kejahatan yang sudah terjadi, MPS juga berupaya untuk mencegah kejahatan dengan melakukan patroli rutin, penyuluhan kepada masyarakat, dan bekerja sama dengan berbagai lembaga komunitas.
Tanggap Darurat dan Penanganan Krisis: MPS memiliki tim yang siap merespons berbagai situasi darurat, termasuk penanganan insiden besar seperti kerusuhan atau serangan teror.
Peran MPS dalam Menjaga Keamanan London
Pengawasan Terhadap Kejahatan dan Keamanan Publik
Metropolitan Police Service memiliki tanggung jawab yang signifikan dalam memastikan keamanan publik di London, sebuah kota dengan populasi lebih dari 8 juta orang. MPS memusatkan perhatian pada berbagai tipe kejahatan, termasuk kejahatan jalanan, kekerasan rumah tangga, dan penipuan. Melalui unit-unit khusus, MPS mampu menangani berbagai isu sosial yang berdampak pada kualitas hidup warga London.
Salah satu strategi yang diimplementasikan oleh MPS adalah Policing by Consent, di mana mereka berusaha untuk mendapatkan dukungan dan kolaborasi masyarakat dalam menjaga keamanan. Ini berarti bahwa MPS tidak hanya berfungsi sebagai badan yang menegakkan hukum tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
Penanggulangan Terorisme
Sebagai ibu kota dari negara yang terlibat dalam berbagai konflik internasional, London sering kali menjadi sasaran kelompok teroris. Metropolitan Police Service memiliki unit terorisme khusus yang fokus pada pencegahan dan penanganan ancaman terorisme. Unit ini berkolaborasi dengan badan keamanan lain di Inggris dan Eropa untuk memantau aktivitas teroris dan mencegah serangan.
Setelah serangan teror di London pada tahun 2005 (7/7), MPS semakin memperkuat upayanya dalam menghadapi ancaman terorisme dengan meningkatkan patroli dan menggunakan teknologi canggih untuk mendeteksi ancaman sejak awal.
Kerja Sama dengan Komunitas
Metropolitan Police Service juga sangat aktif dalam kegiatan yang memperkuat hubungan baik dengan berbagai komunitas di London. Program seperti Metropolitan Police Community Support Officers (PCSOs) bertujuan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Melalui pendekatan ini, MPS berharap dapat membangun kepercayaan yang lebih besar antara polisi dan masyarakat, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan efektivitas penegakan hukum.